Berawal dari Hobi Menulis Pemuda Jogja ini Sukses Mendirikan Penerbitan Buku

Berawal dari Hobi Menulis Pemuda Jogja ini Sukses Mendirikan Penerbitan Buku

Cara Menjadi Kaya |

Anak muda sekarang memang kreatif. Terutama dalam hal berbisnis dengan internet. Zulkhan Indra Putra ialah salah satu cowok yang berhasil menyebarkan urusan ekonomi kreatif dengan mengandalkan internet. Ia ialah pemilik merk Inspira Book , penerbitan buku panduan kuliah luar negeri yang berlokasi di Yogyakarta.

Zulkhan menceritakan bagaimana awal mula penerbitan ini berdiri. "Tahun 2012 saya kembali ke Indonesia setelah menempuh pendidikan di India. Selama kuliah di luar negeri , saya aktif di organisasi dan jadi kenal dengan banyak sobat dari banyak sekali negara ,” Jelas Zulkhan.

Sepulangnya dari luar negeri , kata Zulkhan , ia aktif di lembaga sosial untuk mengajar. Selama mengajar , ternyata banyak sekali teman-teman di Indonesia yang menanyakan bagaimana caranya mampu kuliah di luar negeri. “Dari situlah tercetus inspirasi untuk menulis buku panduan kuliah di luar negeri ,” Imbuh pria kelahiran Pemalang tersebut.

Dalam proses penulisan buku tersebut , tambah Zulkhan , ia mengaku banyak dibantu oleh rekan-rekannya yang kuliah di banyak sekali negara menyerupai Inggris , Rusia , Italia , dan Mesir. “Dengan mengajak mereka untuk menulis bersama , saya berharap isi bukunya akan lebih lengkap dan update ,”

Dan pada bulan Maret 2015 , buku karya pertamanya pun lahir dengan judul Jurus Kuliah di Luar Negeri. Ketika ditanya perihal bagaimana penerbitannya , Zulkhan mengatakan bahwa ia lebih memilih untuk menerbitkannya secara mandiri.

“Kami mengajak kerjasama dengan percetakan buku di Yogyakarta , kemudian buku tersebut kami pasarkan sendiri secara online lewat sosial media ,” Ujarnya.

Dalam perkembangannya , ia mengaku sering menerima komplain alasannya ialah pengiriman barang yang sering terlambat dan rusak. “Saat pesanan semakin banyak , ternyata kami kerepotan dalam pengiriman buku ke luar kota ,” 
 

Melihat permasalahan itu , Zulkhan kemudian membentuk tim untuk meningkatkan pelayanan. “Dari divisi customer service , marketing , developing product , operasional , sampai manajemen ,” Katanya.

Dalam kurun waktu 1 tahun , tambah Zulkhan , buku panduan yang ia tulis sudah naik cetakan ke 13. “Itu diluar dugaan kami , ternyata banyak sekali yang ingin membanca bukunya , terutama anak muda ,”

Disinggung mengenai inovasi produk , Zulkhan mengatakan bahwa ia sudah membentuk tim developing product. “Saat ini kami juga sudah menerbitkan beberapa buku gres , menyerupai panduan meraih beasiswa LPDP , panduan menerima skor TOEFL 600 , dan panduan menguasai bahasa Inggris. Semuanya ditulis berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman ,” Katanya.

Berkat kesabaran dan kedisiplinannya , Inspira Book semakin dikenal masyarakat luas , terutama di kalangan mahasiswa dan pelajar. Saat ini , sudah ada 40 orang yang menjadi tim Inspira Book.

"Awalnya tidak pernah kepikiran mampu sebesar ini , niat awal saya dan teman-teman ialah membuat buku panduan yang mampu membantu pembacanya untuk kuliah di luar negeri ," Katanya.

Reporter : Dian Ayu Paramitha

Share this:

Disqus Comments